Kamis, 02 Juni 2011 | By: Yunita Saputri

Sirip Ikan Hiu Dilarang Dikonsumsi


Berita Terbaru, Di berbagai negara, sirip ikan hiu memang menjadi salah satu makanan favorit. Teksturnya yang kenyal, berurat dan berserabut, membuatnya banyak digemari. Menurut mitos di China, sirip ikan hiu dipercaya mengandung banyak zat yang bermanfaat. Padahal, hasil dari penelitian yang dilakukan oleh peneliti asal Food and Nutrition Information Center menjelaskan bahwa sirip ikan hiu tidak mengandung banyak nutrisi. Sirip hiu umumnya terdiri dari tulang rawan yang secara umum tidak mengandung vitamin. Maka dari itu, sirip ikan hiu sebenarnya tidak terlalu bermanfaat justru hanya akan mengancam populasi hiu di seluruh dunia karena terus diburu.



Untuk mengatasinya, pemerintah Amerika Serikat berencana untuk melakukan pemilihan suara untuk memperbolahkan atau melarang perdagangan bahan baku santapan yang sangat populer itu. Para penggemar sirip ikan hiu, pastinya akan merasa cemas mendengar kabar tersebut. Para pelaku pengobatan alternatif mengklaim bahwa tulang rawan hiu memiliki zat yang memerangi kanker. Padahal, klaim ini sendiri berasal dari keyakinan yang salah bahwa hiu tidak terkena kanker. Menurut National Cancer Institute, hanya satu penelitian klinis terhadap tulang rawan hiu sebagai cara perawatan kanker pada manusia yang pernah dipublikasikan di jurnal terkemuka dan itupun menunjukkan bahwa tulang rawan hiu tidak efektif melawan kanker.

“Kami mengujicoba secara farmasi apakah ekstrak dari tulang rawan hiu juga dapat meningkatkan tingkat keberhasilan pasien yang tengah berjuang melawan kanker paru-paru,” kata Charles Lu, onkolog dari M.D. Anderson Cancer Center, Houston, yang mengetuai penelitian itu di 2010 lalu.

Ketika itu, Lu menyebutkan, ia dan rekan-rekannya melakukan perawatan tambahan terhadap pasien yang mendapatkan kemoterapi dengan memberikan beberapa dosis ekstrak ikan hiu dalam jumlah yang berbeda terhadap 397 pasien. “Sayangnya, kami tidak melihat peningkatan dari peluang keberhasilan,” ucap Lu, seperti dikutip dari Life’s Little Mysteries, 1 Juni 2011.

Bahkan, sirip hiu justru malah sangat tidak sehat. Sama seperti produk ikan lainnya, mereka kemungkinan mengandung merkuri dalam dosis yang cukup berbahaya. Merkuri sendiri hadir akibat polusi di samudera. Dan sebagai anggota tertinggi dari rantai makanan, hiu berpotensi mengandung merkuri lebih tinggi dibanding makhluk laut lainnya.

Sebagai gambaran, tahun 2001 lalu, Wild Aid, sebuah kelompok pengamat lingkungan pada laporannya mengungkapkan bahwa mereka menemukan merkuri dalam level yang sangat berbahaya pada sirip hiu yang ditemukan di Hong Kong. Angkanya 42 kali lebih tinggi dibanding batas aman bagi tubuh manusia. Padahal sirip hiu itu dipasarkan ke seluruh dunia. Artinya, dengan kata lain, sirip hiu justru berbahaya bagi kesehatan, bukannya membawa manfaat. Dan kemungkinan, dalam waktu dekat ia akan dilarang untuk dikonsumsi di California, Amerika Serikat.

0 komentar:

Posting Komentar